Pages

Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

27 April 2010

4 Langkah Mudah untuk mengatasi Harddisk Milik Kita yang tidak terdeteksi oleh Windows maupun BIOS

Pada dasaranya proses pemasangan piranti keras (hardware) yang satu ini tidaklah begitu sulit, Namun tak jarang, karna saking mudahnya banyak diantara kita yang mungkin sudah sangat sering, jadinya menganggap hal-hal yang sedianya perlu diperhatikan secara ‘sangat enteng’. Akhirnya……

Nah…. Berikut terdapat beberapa langkah yang harus dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk.

Langkah 1: Pastikan harddisk sudah mendapatkan catudaya dari PSU. Kesalahan sepele seperti ini bisa saja terjadi. Mengingat letak harddisk yang biasanya di bagian depan casing. Terkadang Anda menghubungkannya dengan cabang power dari fan, yang tidak mendapatkan pasokan daya dari PSU. Hal ini bisa juga diakibatkan minimnya jumlah konektor daya dari PSU.

Langkah 2 : Pastikan setting master dan slave harddisk tepat seperti yang diinginkan. Atau jika Anda ingin memanfaatkan konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru Anda.

Langkah 3 : Jika Anda menginginkan memanfaatkan konfigurasi cable select, perhatikan pemasangan kabel IDE pada harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang akan dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap sebagai slave. Jika tidak tersedia, cara paling mudah adalah dengan aturan dasar berikut. Konektor yang terletak diujung diperuntukkan sebagai master. Sedangkan konektor di tengah, akan dianggap sebagai slave.

Langkah 4 : Jika itu semua belum dapat menyelesaikan masalah, maka alternatif jawabannya ada pada setting BIOS. Pada pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Sekiranya Anda mengalami masalah serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset motherboard yang digunakannya.

semoga bermanfaat……!
Reade more >>

Mengetes Power Supply



Cara mengetes power supply ATX itu hidup apa tidak, tidak dengan cara menancapkan PS ke motherboar. Ada cara yang lebih mudah dan pasti efektif.
Bagaimana caranya:

1. Potong sebuah kawat ya kira-kira ukuran 6 cm.
2. Hubungkan kabel yang berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam (di shoot)
3. Sesudah dihubungkan lihat kipas (fan) PS anda.
4. Apabila kipas hidup maka PSnya baik.
5. Apabila kipas mati. Maka segera ganti PS anda.
6. Kami sarankan apabila PS mati lebih baik ganti saja jangan di servis.

Reade more >>

PEMERIKSAAN UMUM SAAT PC BERMASALAH

Ketakutan PC akan makin bermasalah atau minimnya pengetahuan makin membuat PC sakit parah. Kalau sudah demikian, jurus paling sakti pun dikeluarkan, yakni membawanya ke dokter PC alias tukang servis.

Padahal, kita bisa melakukan “pemeriksaan oemoem” sebelum membawanya ke dokter spesialis, di mana kita perlu keluar ongkos. Untuk menjadi dokter umum PC, beberapa sumber penyakit yang umum menghinggapi PC perlu kita kenali terlebih dahulu. Sekarang, mari kita telusuri kemungkinan-kemungkinan yang paling sering menimbulkan masalah pada PC.Virus, Jahanam Paling Ditakuti
Beberapa masalah yang sering muncul akibat serangan virus antara lain :
1. Harddisk menunjukkan tanda-tanda bekerja tetapi system menginformasikan adanya kekurangan space tanpa alasan yang jelas
Masalah: beberapa virus membuat salinan file tertentu pada harddisk, misalnya saja file berekstensi .EXE dan .COM sampai beberapa kali. Penambahan file ini seringkali sampai membuat harddisk penuh sesak. Bila tidak terdeteksi atau tidak terkontrol, pembiakan ini akan terus berlangsung sampai harddisk penuh oleh jahanam satu ini dan system menjadi hang sama sekali.

2. Beberapa program file berekstensi .EXE dan .COM membesar ukurannya tanpa sebab-sebab yang jelas
Masalah: Problem semacam ini menandakan virus sedang bekerja. Dalam keadaan sehat, file-file COM dan EXE seantiasa berukuran tetap. Viruslah yang membuatnya berubah. Sebagian besar virus bekerja dengan membunuh atau mengubah file-file tersebut, sehingga tubuh PC kehilangan organ-organ terpenting untuk menjalankan aplikasi.

3. Harddisk bekerja meski computer dalam keadaan idle atau anda sedang ta mengunakannya
Masalah: Tanda bahwa harddisk bekerja atau tidak biasanya terlihat dari lampu indicator LED (light emitting diode) yang ada pada panel bagian depan (front panel) casing. Lampu indicator akan menyala atau berkedip-kedip ketika program/aplikasi sedang bekerja atau data sedang diproses. Bila tanpa ada beban pekerjaan yang harus diolah tetapi lampu indicator berkedip, ada kemungkinan virus tengah membiakkan diri di harddisk Anda.

4. Performa system menjadi lebih lambat tanpa sebab yang jelas
Masalah: Performa system PC memang bisa melambatkan bila suatu program berat seperti aplikasi grafis, pengolah audio-video, tengah dijalankan. Namun, bisa juga performa PC melambat karena ia bekerja terlampau berat akibat file-file di dalam harddisk berantakan penataannya. Akan tetapi, bilamana PC melambat sekonyong-konyong sementara Anda hanya menggunakannya untuk keperluan yang biasa-biasa saja, curigai bahwa virus telah bersarang di computer Anda.

5. File-file menjadi tergerogoti atau hilang sama sekali tanpa sebab yang jelas atau program tidak bisa diakses secara benar
Masalah: Bila Anda membuang file, prosedurnya tentu jelas dan di tempat sampah (recycle bin) pasti terdapat file yang telah Anda buang. Apabila suatu program Anda jalankan, seharusnya ia bekerja normal. Bilamana anda membuang suatu program, prosedurnya jelas, yakni melalui proses uninstall yang benar. Namun, virus bisa saja mengacak-acak file eksekusi program (file berekstensi .EXE) sehingga ketika diakses, ia malah bersembunyi atau mengirim pesan yang membuat Anda bingung. Patut diduga bahwa viruslah yang membuat file atau program Anda tergerogoti.

6. Sistem PC mengalami hang tanpa sebab yang jelas
Masalah : Jangan ragu-ragu lagi. Sekalipun peranti hardware seperti meori atau motherboard bias membuat system menjadi hang, namun bila Anda tidak mengutak-atik hardware dan system tetap hang, virus pantas Anda jadikan terdakwa penyebab malapetaka ini.

7. Sistem memori kacau tanpa sebab yang jelas
Masalah : Ada beberapa virus yang menyerang system memori dan mengganggu pekerjaannya. Bila Anda mengalami gejala semacam ini sementara Anda tidak mengutak-atik hardware satu pun, dapat dipastikan pula bahwa viruslah yang jadi penyebabnya.
Solusi : Tidak ada kata lain, gunakan antivirus buat membasmi penyakit yang satu ini. Pastikan bahwa prosedurnya benar dan antivirus yang anda gunakan cukup ampuh buat membuatnya tak berkutik lagi, entah dengan membunuhnya atau mengarantina si jahanam pengganggu ini. Salah satu kunci untuk mengatasi masalah tersebut adalah meng-update antivirus yang sudah terpasang, sehingga ia punya kemampuan membasmi virus-virus baru.
Sebaiknya, Anda cukup memasang satu antivirus saja di computer. Bilamana antivirus tersebut tidak mampu menangani virus yang bersarang di tubuh PC Anda, cobalah cari antivirus spesifik yang dirancang khusus untuk membasmi virus tersebut. Kelemahannya, antivirus ini hanya bias membasmi satu jenis virus. Keuntungannya, programnya tidak berukuran besar dan sangat mudah dijalankan. Salah satu cara untuk mencari obat pembasmi virus spesifik ini adalah memanfaatkan mesin pencari dan memasukkan kata kunci yang tepat pada kolom pencarian.

Troubleshooting Listrik dan Komponen

8. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

9. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup
Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada di CPU Anda.
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

10. Lampu power menyala tetapi tidak ada aktivitas system yang terdeteksi
Masalah : Kemungkinan terbesar output voltase yang disediakan power supply ke motherboard dan komponen lainnya terlampau rendah. Sinyal voltase DC harus terdeteksi pada setiap kabel yang terhubung pada komponen seperti motherboard, harddisk, floopy, dan peranti lainnya. Kemungkinan lainnya, terdapat hubungan pendek (short) pada salah satu atau beberapa komponen.
Solusi : Periksa terlebih dahulu output voltase. Bila ini beres, lakukan pemeriksaan pada heatsink fan dan prosesor pada soketnya. Pastikan bahwa heatsink fan sudah tercolok ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa prosesor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat. Setelah itu, Anda perlu memeriksa semua card-card yang tertancap dan semua komponen yang terhubung dengan kabel power supply. Bila terdapat card yang tidak tertancap dengan sempurna, posisi semacam ini bias membuat hubungan pendek dan membuat system tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuitnya terganggu. Sekrup, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard bisa menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekrup-sekrup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga bisa menyebabkan hubungan pendek sehingga computer pingsan tak mau bekerja. Gunakan plastic pelindung, atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah merangkai komponen di luar casing dan jalankan system di luar casing.

11. Lampu power menyala, tetapi terdengar dua kali atau lebih bunyi beep
Masalah : Tidak ada sinyal video di dalam PC Anda.
Solusi : Periksa terlebih dahulu video card Anda. Masalah satu ini bisa menyebabkan system menjadi hang dan menghentikan proses loading ke system operasi. Pastikan bahwa video card Anda bekerja dengan baik dan tertancap dengan benar. Bunyi beep adalah sinyak yang dikirimkan oleh PC tatkala melewati proses POST (Power On Self Test). Karakteristik bunyi beep pada proses ini berbeda antara system PC yang satu dengan yang lain, tergantung dari tipe BIOS yang digunakan.

12. Lampu power meyala, tapi muncul bunyi beep terus-menerus
Masalah : Tidak ada system memori di dalam PC.
Solusi : Periksa apakah memori Anda bekerja dengan baik dan tertancap secara benar. Tidak ada sebab lain kecuali bersumber dari komponen memori ini. Namun, belakangan ada beberapa motherboard yang tidak memunculkan bunyi beep ini, sehingga kita harus memeriksanya lebih teliti melalui tampilan yang ada di layar. Periksa munculnya tampilan pembacaan memori di layar monitor sesaat setelah PC kita nyalakan.

13. Lampu power menyala, komponen IDE yang terpasang tidak terdeteksi pada saat setelah PC selesai melakukan POST
Masalah : Kemungkinan kabel atau listrik yang menyuplai peripheral IDE seperti harddisk dan CD/DVD drive bermasalah. Kemungkinan masalah yang lain, periferalnya sendiri yang bermasalah.
Solusi : Periksa suplai listrik dan kabel yang terhubung ke peripheral. Sebelumnya pastikan terlebih dahulu bahwa setting BIOS pada PC sudah diatur. Bila kesulitan mengatur setting BIOS, buatlah setting BIOS untuk mengaturan ini bersifat auto detect dan masukkan setting pada posisi default. Periksa apakah kabel yang terhubung ke peripheral sudah terpasang dengan tepat. Bila tetap tidak terdeteksi, masalah kemungkinan terletak pada harddisk atau CD/DVD drive yang terpasang. Troubleshooting komponen-komponen ini tidak akan dibahas pada tulisan ini.

14. Sistem power bekerja normal dan POST berjalan baik, tapi tidak muncul tampilan apapun di layar monitor
Masalah : Ada dua kemungkinan, apakah dari monitornya sendiri atau dari video card pada CPU.
Solusi : Periksa terlebih dahulu monitornya. Bila masih berfungsi baik, alihkan perhatian Anda pada video card. Kemungkinan, bila proses ini terjadi, video card Anda mengalami gangguan atau rusak sama sekali. Ganti video card Anda.

15. Sistem power menyala, POST bekerja tapi bermasalah ketika system hendak masuk ke Windows
Masalah : Ada kemungkinan masalahnya terletak pada system operasinya sendiri, entah mengalami crash atau mengalami perubahan setting. Kemungkinan lainnya, sumber masalah berasal dari aplikasi software yang sudah terpasang di dalam harddisk.
Solusi : Cek ulang apakah system operasi sudah terinstal dengan sempurna atau belum dan bilamana tidak ada pemecahan, lakukan pemformatan ulang harddisk penginstalan ulang system operasi.

16. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

17. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

18. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.

19. Sistem PC terasa lambat dalam mengeksekusi data
Masalah : Salah satu perbedaan antara motherboard baru dengan motherboard lama adalah pada kabel yang difungsikan sebagai lalu lintas data. Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk harddisk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM bentuk dan jenisnya sama, sehingga bisa saling dipertukarkan. Beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis peripheral ini. Pada motherboard baru, kabel harddisk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan harddisk terbaru yang mendukung Ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel harddisk hanya ditujukan untuk menghubungkan harddisk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan CD-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.
Solusi : Periksa jalur kabel IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual dan pastikan bahwa system perkabelannya sudah terpasang dengan benar.

20. Lampu-lampu pada front panel casing tidak menyala sebagaimana mestinya
Masalah : Lampu IDE LED menyala terus atau tidak menyala sama sekali. Demikian juga dengan lampu power LED. Bila masalah ini muncul, kemungkinan terbesar masalahnya terletak pada kesalahan posisi kabel-kabel front panel casing yang terhubung ke motherboard.
Solusi : Periksa kabel yang terpasang sesuai dengan buku manual yang disertakan pada motherboard. Bila lampu IDE LED terus menyala, kemungkinan pemasangan kabelnya terbalik. Demikian pula untuk lampu-lampu indicator yang lain. Salah satu cara yang paling gampang untuk memasang kabel ini adalah memanfaatkan warna-warna kabel yang ada pada front panel casing. Biasa-nya, kabel berwarna-warni (hijau, merah, oranye, biru, dan sebagainya, tergantung dari merek casing) adalah kabel yang terhubung dengan listrik positif, sedangkan kabel berwarna hitam atau putih terhubung ke ground atau ke posisi negatif.
Sumber: Tabloid PCplus
Reade more >>

Jenis - jenis power supply

Power supply adalah sumber tegangan yang mengalir ke komponen - komponen dari arus AC ke arus DC.

Jenis - jenis power supply, sebagai berikut:
1. AT => digunakan pada model lama
2. ATX => digunakan pada model baru

Konektor - konektor yang sering di pakai, sebagai berikut:
1. Molek => digunakan pada CD-ROM
2. Berg => digunakan pada floppy
3. ATX 12 volt => digunakan pada processor pentium 4 keatas
4. P8/P9 => digunakan pada model lama
Reade more >>

Power Supply Review: 3 Power Supply Kelas Atas

Beberapa waktu lalu OprekPC berkesempatan melakukan pengujian terhadap 3 power supply (PSU) sekaligus, yaitu Thermaltake Pure Power Station 520W, Tagan 580 U22 2Force dan Antec True Power TPII 550. Walaupun sudah cukup lama pengujian dilakukan namun dengan pertimbangan masih cukup aktual, khususnya sebagi referensi bagi para pengguna PC yang mendambakan PSU berkualitas, maka kami sajikan review dan hasil-hasil pengujian 3 PSU kelas atas tersebut.

1. Thermaltake Pure Power Station 520W

Thermaltake memilki reputasi yang baik dalam hal pembuatan produk berkualitas seperti casing, cpu cooler, fan dan power supply. Kali ini oprekpc mendapat kesempatan mencoba salah satu produk power supply-nya yaitu Thermaltake Pure Power Station 520W.

Power supply ini menggunakan modular cabling system, di mana terdapat dua buah power distribution terminal. Mari kita lihat isi dari paket power supply ini.


Tampilan boks depannya yang cukup informatif secara singkat dan jelas memberi gambaran dari rangkaian penggunaan power supply tersebut.

Feature:

• Modularized Cable Management dan Power Station Terminal (PST) memudahkan kita dalam mengatur penggunaan kabel.
• 5.25 P.S.T berukuran 5.25" dan macam-macam variasi konektor untuk hampir semua peripheral yang ada.
• Mini P.S.T memberi tambahan cabang output untuk beberapa device dan akesoris pada berbagai lokasi dalam casing.
• LED Biru di sekitar soket 5.25 P.S.T memberi variasi penerangan yang menarik pada PC
• Rubber Sleeve Cable meningkatkan aliran udara dan mengurangi kekusutan jalur kabel di dalam casing.
• Active PFC, meningkatkan energy efficiency dan mengurangi current load pemakaian listrik.
• Proteksi dari Over Power, Short-Circuit, Over-current, Overload, dan Over-temperature.
• Safety / EMI Approvals: CE, CB, TUV, FCC, UL, CSA, dan CUL certification (Active PFC). FCC, UL, CUL, CSA certification (Non PFC).
• Dual 6-pin PCI-Express untuk penggunaan VGA kelas atas atau extreme.


Pada bagian atas power supply dapat kita lihat detail spesifikasi. Maksimum 30A pada setiap rail, dimana khusus rail +12v terbagi menjadi 2 bagian terpisah.

Spesifikasi:


Konektor yang disediakan:


• 1 unit - 20/24 Pin Motherboard Connector
• 1 unit - 4 Pin +12V Motherboard Connector
• 1 unit - 8 Pin Power Connector daro PSU ke 5.25 Power Station
• 1 unit - 4 Pin Molex Power Connector dari 5.25 Power Station ke mini Power Station
• 2 unit - 4 Pin Molex Peripheral 1 ke 3 Power Connector
• 3 unit - 4 Pin Molex Peripheral 1 ke 1 Power Connector
• 2 unit - 4 Pin Floppy Power Connectors
• 2 unit - 6 Pin PCI Express Connectors
• 4 unit - SATA Connectors
• 1 unit - 8 Pin EPS Connector
Reade more >>

Ultra X3 1600-Watt Energy Efficient Modular Power Supply

Coba buka casing komputer dan lihat dalamnya, pasti banyak kabel berseliweran dan berantakan dan lebih sedihnya lagi sebagian besar kabel tersebut tidak kita gunakan tetapi apa mau dikata, itu semua sudah menjadi satu kesatuan dari power supply.

Ultra X3 1600-Watt Energy Efficient Modular Power Supply adalah sebuah power supply komputer yang menggunakan sistim modul untuk keperluan kabelnya.

Dengan sistim ini, kabel yang berseliweran di dalam casing adalah hanya kabel yang kita butuhkan saja sehingga akan membuat dalam casing tidak terlihat berantakan dan yang paling penting lagi, kerapihan kabel di dalamnya berarti akan lebih memperlancar arus udara di dalam casing.

Untuk kabelnya sendiri yang sudah disertakan dalam paket pembelian (lihat tabel di bawah), mereka menggunakan kabel yang lebih fleksibel sehingga lebih mudah ditata, tidak seperti kabel hardisk yang sangat keras dan sulit ditekuk.

Selain kapasitas 1600 watts, produk ini juga ada beberapa kapasitas daya yang lebih kecil mulai dari 600, 800, 850 dan 1000 watt.

Untuk Ultra X3 1600 watt dijual dengan harga US$ 499.99 (sekitar Rp. 5 jutaan), cukup mahal tapi akan membuat bagian dalam komputer terlihat cantik dan rapi. :-)

Reade more >>

22 April 2010

Memeriksa Voltage Power Supply (Bag II)

  • Sedikit ulasan pada BTX power.
    Perubahan pada standard ATX dan BTX sebenarnya hanya terletak pada 4 pin tambahan. ATX memiliki 20pin power sedangkan BTX memiliki 24pin power. Dibawah ini adalah letak perbedaan pada power BTX jack power mainboard (bukan jack power connector power supply) dimana pada bagian paling bawah yang diberikan warna adalah 4 pin tambahan baru pada standard BTX.
Uraian diatas sedikit dapat memberikan pengetahuan bagaimana memeriksa power supply anda. Yang perlu di ingat adalah power supply tidak akan memiliki output yang persis seperti harus menunjukan angka 12.0V, 5.0V dan 3.30V. Dipastikan ada sedikit perubahan angka baik lebih besar dan lebih kecil. Tetapi output power haruslah sesuai ketentuan dari batas toleransi, dan tidak melebihi toleransi maka power supply masih memiliki output yang benar dan layak digunakan.

Untuk kondisi terbaik pemeriksaan power ada yang mengunakan cara memeriksa output dengan kondisi power tanpa beban atau tidak dipasangkan pada perangkat computer. Tetapi ada yang memilh cara mudah dengan memeriksa ketika power supply sedang dihubungkan keperangkat PC atau mainboard. Cara ini memiliki dampak baik dan buruk. Bila power supply diperiksa ketika dipasangkan hardware nilai positifnya akan memperlihatkan kondisi sebenarnya output power yang dikeluarkan oleh power supply. Disisi lain power bisa saja menunjukan angka voltage dibawah atas diatas normal karena adanya beban dari pemakaian daya pada power supply. Asalkan tidak melewati batas toleransi maka output power supply dapat diterima. Asalkan powr supply memang memiliki kekuatan atau output power yang memadai dan cukup menyuplai daya ke perangkat computer.

Bila anda berkeinginan memeriksa power output pada power supply, sebaiknya cukup berhati hati jangan sampai terjadi short atau terjadinya hubungan antara plus dan minus. Seperti biasa, resiko ditangan anda ketika sedang memeriksa dan harus sangat hati hati untuk menghubungkan multimeter ke connector power supply.(Sumber : http://www.obengware.com)
Reade more >>

Memeriksa Voltage Power Supply (Bag I)


Artikel ini membahas bagaimana memeriksa voltage power supply. Power dari power supply dibagi dengan beberapa connector yang membagi antara 12V, 5V dan3.3Volt. Cara termudah adalah memeriksa output power ketika power sedang bekerja.Dibawah ini adalah cara memeriksa power supply mengunakan multimeter.
Pada format power supply masih dibagi antara beberapa form factor. Standard power supply ATX dan BTX tetap mengunakan 3 bagian voltage seperti yang dikemukakan diatas. Versi ATX saat ini sudah memiliki versi 1.3 dimana terdapat tambahan power SATA untuk perangkat terbaru seperti SATA harddisk. Sedangkan form factor terbaru adalah BTX yang merubah pemakaian AUX dan menambahkan pin main power dari 20pin menjadi 24 pin. Tetapi dasarnya tetap sama dimana 12V, 5V dan 3.3V adalah voltage yang digunakan pada output voltage power.

  • 3.3 volt
    Untuk memeriksa voltage 3.3V dapat digunakan 2 connector. Pertama adalah dengan mengunakan cable Main Connector. Dan mencari kabel berwarna Orange dengan Black, Orange adalah 3.3V+ dan Black adalah 3.3V-.
    Tetapi cara termudah adalah mengunakan cable yang tidak terpakai seperti AUX connector yang terdiri dari 5V+, 3.3V+.3.3V+, Com, , Com, Com. Caranya seperti pada gambar dibawah ini. Dimana cabel Aux connector dihubungkan antara Plus dengan Orange dan Minus dengan Black untuk memeriksa 3.3 Volt

  • 5 Volt dan dan 12V
    Untuk memeriksa 12V dan 5V paling mudah. Gunakan cable Peripheral connector dengan warna Red, Black, Black dan Yellow. Untuk mendapatkan 5V, hubungkan multimeter antara Plus Red dengan Black Minus. Sedangkan 12V dihubungkan antara Plus Yellow dan Black Minus.

  • Toleransi power
    Tidak semua power akan menunjukan angka persis 12V, 5V dan 3.3V. Toleransi power dapat dilihat pada bagian gambar dibawah ini.

    Misalnya power anda memiliki output 3.4V atau 3.45V pada 3.3V. Output tersebut masih dapat diterima dengan batas toleransi. Dan 5V dengan 12V masih dapat diterima bila tidak melebih 5.25V dan 13V.
    Umumnya output power supply berada diantara persentase pada gambar diatas. Untuk kondisi terbaik, voltage 3.3V tidak lebih dari 3.4V. Untuk 12V tidak lebih dari 12.5V dan 5V tidak lebih dari 5.2V. Bahkan pada beberapa power supply juga dapat menunjukan voltage lebih rendah tetapi bila tidak terlalu rendah hal ini masih dapat diterima dari persentase batas teleransi maka power masih memiliki output yang memadai.
    Untuk kondisi tidak normal, output power supply berada diatas ambang batas persentasi seperti gambar diatas. Terlalu tinggi akan menyebabkan perangkat menjadi overvoltage dan menjadi panas, terlalu rendah juga akan memberikan ketidaktabilan pada CPU atau perangkat hardware.
Reade more >>

10 TIPS mudah Untuk meningkatkan kecepatan komputer

10 TIPS mudah Untuk meningkatkan kecepatan komputer
img_22491_windows_xp_logoSalah satu permasalahan pada saat kita mempergunakan komputer adalah proses komputer yang lemot atau LOLA (Loading Lama). Serasa pengen banting aja tu komputer,hehe..
Berikut ini ada sedikit tips mudah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi ke-lemotan tersebut barang kali bisa membantu.

1. Minimize: Jika anda ingin menggunakan beberapa program pada saat yang bersamaan alangkah baiknya kalau kita minimize program yang lain (yang sedang tidak dipakai). Ini membantu mengoptimalkan kinerja RAM.
2. Driver: Update driver hardware anda sesering mungkin. Driver baru cenderung untuk meningkatkan kecepatan sistem terutama dalam hal grafis.
3. Start Up Program: Windows akan lambat ketika program mulai berjalan. Untuk mengatasi ini, Anda dapat mengaksesnya dari start menu: Start, Programs, Start Up.selanjutnya pilih apa yang Anda butuhkan saja, dan hapus apa yang tidak anda butuhkan! Cara lain untuk menghilangkan program dari loading Windows sebenarnya bahkan sebelum dimulai adalah dengan melakukan hal berikut: Klik Start, kemudian Run. Type msconfig. Akan memerlukan waktu cukup lama untuk memuat program ini, namun akhirnya ketika Anda melihat pada layar anda. selanjutnya pilih apa yang Anda butuhkan saja, dan matikan apa yang tidak anda butuhkan!
4. Refresh Taskbar tanpa restart: Jika anda dalam beberapa cara mengubah taskbar, baik dalam regedit atau di tempat lain, anda dapat me-refresh taskbar tanpa restart. Menekan Ctrl Alt Del, dan double klik pada Explorer. Ini untuk menutup Explorer, tetapi tidak untuk menutup Windows. Ini akan me-refresh Taskbar dan system tray.
5. Faster Start-Menu Akses: Klik menu Start dan pilih Run. Sekarang ketik regedit dan tekan Enter. Registry Editor akan muncul di layar. Sekarang, buka folder HKEY_CURRENT_USER \ Control Panel \ Desktop. Anda akan melihat nilai MenuShowDelay. Jika tidak, maka lakukan hal berikut: klik kanan pada ruang kosong di sebelah kanan atas dan pilih New \ String. Mengubah nama di nilai MenuShowDelay. Sekarang kamu memiliki nilai MenuShowDelay, double klik dan masukkan 0 nilai data di lapangan. Ini set awal penundaan ke menu 0 milidetik.
6. Hanya Restart Windows: Ketika restart PC, terus ke bawah Shift hanya ulang Windows daripada seluruh sistem yang hanya akan mengambil sebagian waktu.
7. Defragment Seringkali: defragment drive anda, data diatur pada drive sehingga akan me-load aplikasi lebih cepat.
8. Wallpaper: Pakailah wallpaper yang berukuran ringan saja.
9. Font: Font juga dapat menjadi beban Ketika mulai Windows. Oleh karena itu, semakin banyak font yang anda miliki, semakin lambat pula proses booting. Untuk membuang font yang tidak diinginkan, cukup pergi ke drive c: \ windows \ fonts , dan hapus font yang tidak Anda inginkan. Font merah yang memiliki ikon huruf ‘A’ adalah sistem, jadi jangan menghapusnya.
10. CD Eject: Daripada mendorong tombol pada drive, klik kanan drive CD di My explore dan klik Eject. Ini juga akan menghapus apapun yang telah menjadi ikon yang berhubungan dengan CD drive.

Mungkin cukup sekian tips dari saya kali ini, apabila ada yang mau menambahkan atau mau bertanya mohon diposting di kotak komentar dibawah.

Reade more >>

Kenapa simbol @ ada di alamat email

Kenapa simbol @ ada di alamat email
filesphpAnda pasti sudah tahu, kalau untuk penulisan email

selalu menggunakan simbol @. Tapi, tahukah anda sebabnya ?
Simbol @ ini merupakan simbol yang paling banyak diterima/digunakan, bahkan dalam berbagai bahasa. Kita menyebutnya at sign (edsain). Kalau teman saya biasa mengatakan “a jungkir” (maksudnya huruf a yang terjungkir/terbalik :) ).Ada puluhan kata berbeda yang digunakan untuk menjelaskan arti dari simbol tersebut. Banyak bahasa menggunakan kata-kata yang mengasosiasikan bentuk simbol dengan beberapa jenis binatang.Contohnya :

apestaart – Belanda untuk “ekor monyet”

snabel – Denmark untuk “bagasi gajah “

kissanhnta – Finlandia untuk “ekor kucing “

klammeraffe – Jerman untuk “monyet menggantung”

kukac -Hungaria untuk “cacing”

dalphaengi – Korea untuk “siput”

grisehale – Norwegia untuk “ekor babi “

sobachka – Rusia untuk “anjing kecil”

Sebelum menjadi simbol standar untuk e-mail, simbol @ biasanya digunakan untuk menunjukkan biaya atau satuan berat. Misalnya, jika Anda membeli lima buah jeruk, masing-masing seharga $ 1,25 / jeruk, Anda dapat menulisnya 5 buah jeruk masing-masing seharga @ $ 1.25 . Cara penulisan seperti ini masih digunakan untuk berbagai formulir dan tagihan di seluruh dunia.

Reade more >>

Tips Untuk Motherboard Berbasis AMD

AMD_790FX_motherboard_SB750_SouthbridgeBagi anda yang menggunakan motherboard berbasis AMD (menggunakan prosesor AMD), tips berikut dapat membantu anda untuk memelihara motherboard. Besarnya panas yang dihasilkan oleh perangkat berbasis AMD memang masih jadi pemicu utama terjadinya berbagai masalah.
Ciri dari motherboard yang berbasis AMD adalah digunakannya prosesor yang berjenis AMD juga, seperti Duron, Athlon dan Phenom. Untuk langkah pemeliharaan, anda bisa lakukan tips berikut:Memakai fan / kipas casing tambahan

Panas, ya itulah alasan yang tepat untuk menggunakan fan casing tambahan. Dengan memakai fan casing tambahan, panas yang dikeluarkan oleh prosesor akan terbantu untuk dikeluarkan juga dari casing sehingga sirkulasi udara pada casing menjadi lebih teratur. Hal ini juga tentunya akan mengurangi panas didalam motherboard itu sendiri. Biasanya pada casing terdapat 1 – 3 tempat untuk memasang fan / kipas tambahan, baik didepan casng ataupun dibelakang. Anda bisa mendapatkan fan / kipas ini dari toko-toko komputer

Perhatikan kondisi Motherboard
Perhatikan pada papan motherboard anda, Jika ujung konduktor nya (bentuknya spt kapsul) sudah mulai mekar (mengembang keatas) maka ’segeralah’ mengganti / menukar motherboard anda, sebab ini menunjukkan kekuatan motherboard sudah mulai lemah. Cepat atau lambat, motherboard anda pasti akan segera ‘pensiun’. Memang panas yang kerap tinggi memicu komponen pada motherboard menjadi tidak stabil dan kurang bertahan lama. Ini suka terjadi pada motherboard yang sudah berumur.

Waspada terhadap Overclock
Overclock adalah meningkatkan kemampuan suatu perangkat ‘melebihi kapasitasnya’. Misalkan prosesor anda berkecepatan 2,0 Ghz, maka jika di overclock bisa menjadi 2,3 Ghz, 2,5 Ghz dan sebagainya. Dengan kata lain, overclock adalah ‘memaksa’ suatu perangkat untuk bekerja diatas kemampuan normalnya.

Jika anda hendak melakukan overclock (prosesor misalnya), perhatikan terhadap komponen-komponen lainnya, termasuk motherboard. Anda jangan hanya terfokus untuk melakukan overclock tanpa melihat komponen yang lain. Sebagai catatan, melakukan tindakan overclock akan mempengaruhi terhadap komponen yang lainnya. Tidak di overclock pun, suhu di dalam motherboard sudah tinggi. Meskipun prosesor anda support untuk overclock tapi tidak memerhatikan kondisi motherboard, maka motherboard anda akan timbul berbagai masalah. Lebih baik anda lihat di buku panduan terlebih dahulu, apa yang mesti anda lakukan jika hendak melakukan tindakan overclock, ikuti anjuran dari pihak produsen.

Saat ini, tidak hanya prosesor yang bisa di overclock, perangkat lain pun sudah mendukung proses overclock, seperti VGA Card / Kartu grafis ataupun Memori / RAM.

Reade more >>

Tips meningkatkan kinerja windows XP

Tips meningkatkan kinerja windows XP

logo-windows-vista-xpjpgBerikut ini ada beberapa tips untuk meningkatkan kinerja windows XP :

1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang buatan (built-in) Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.
2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya. Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda secara dramatis.
3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.
Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik: code: Convert C: /FS:NTFS
Catatan: Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C bisa FAT32 atau NTFS. Saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.
4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah “searchable keyword index” (index keyword pencarian).
Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem. Cara kerjanya sbb:
Seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ke
tika diminta tolong mencari apa yang user inginkan. Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam
system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya (disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikannya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching.”
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to “C: subfolders and files”
f. Klik tombol OK.
Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti “Access is denied”), klik tombol Ignore All.
5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat diinternet.
6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.
Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlamb
at performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus. Folder tersebut terletak di: C:\WINDOWS\Prefetch\
7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.
8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device , dan pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller. Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada “DMA if Available” untuk kedua Device 0 dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengakabelan yang akan mendorong performa lebih baik. Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device
IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.
Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung dari kabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddisk memaksimalkan potensinya
10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer.
Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja
11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.
Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp –> kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan. Tidak paham dengan item-item tersebut? Kunjungi WinTasks Process Library.
Situs itu memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentangreferensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan menggunakan google.
12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.
13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan (disable) active desktop. Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.
Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.
14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa XP.
Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah banyak tersebar.
15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical.
Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih “stempel” tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).
Reade more >>

20 Rahasia Tersembunyi WindowsXP

1. Pada versi sebelumnya, Windows masih sangat malu malu untuk menunjukan secara detail informasi dari sistem yang sedang bekerja, namun semenjak kemunculan WindowsXP, hal ini sudah tidak berlaku lagi. Kita dapat mengintip secara detail informasi tentang sistem yang saat ini berjalan dengan melakukan beberapa langkah mudah yaitu, : Bukalah [Command Prompt] pada menu [Accessories] dari tombol [Start]–>[All Programs], lalu ketiklah ’systeminfo’. Pada layar akan tersaji banyak informasi yang berguna tentang komputer anda termasuk ‘uptime’. Jika anda ingin menyimpan informasi tersebut, ketik ’systeminfo > info.txt’. Perintah ini akan menghasilkan file info.txt yang dapat anda baca menggunakan Notepad. (WindowsXP Professional).2. Anda dapat menghapus sebuah file secara langsung tanpa harus menyimpan terlebih dahulu di [Recycle Bin]. Klik [Start], lalu klik [Run...], kemudian ketiklah ‘gpedit.msc’. Selanjutnya pilihlah [User Configuration]–>[Administrative Templates]–>[Windows Components]–>[Windows Explorer], lalu pilih ‘Do not move deleted files to the Recycle Bin’. Selain fungsi ini, anda bisa mengutak atik banyak fungsi di gpedit, cuma hati hati, bila salah melangkah bisa bisa komputer anda tidak bisa hidup lagi dengan normal. (WindowsXP Professional).

3. Anda dapat mengunci WindowsXP hanya dengan dua klik mouse. Tidak percaya? Coba buat shortcut baru di desktop dengan menggunakan klik kanan dari mouse. Isikan perintah ‘rundll32.exe user32.dll,LockWorkStation’ pada kolom lokasi. Beri nama shortcut itu terserah anda. Setelah shortcut itu menampakan diri di desktop, klik 2 kali, nah komputer anda akan terkunci. Cara lain adalah dengan menekan tombol Windows dan L pada keyboard secara bersamaan.

4. Entah apa maksudnya, WindowsXP dengan sengaja dan tanpa merasa berdosa menyembunyikan beberapa program sistem yang sebagian mungkin tidak kita butuhkan. Salah satu program yang sempat saya bahas disini adalah Windows Messenger. Untuk memunculkan kembali program tersembunyi itu, coba gunakan Notepad untuk menyunting file sysoc.inf yang ada di direktori /windows/inf/. Kemudian carilah kata ‘hide’ pada setiap baris program, lalu hapus dengan mantap. Setelah menyimpan kembali file tersebut, pergilah ke [Add or Remove Programs] pada [Control Panel], pilih [Add/Remove Windows Components]. Disana akan tampak semua program yang sebelumnya tersembunyi. Selanjutnya terserah anda, mana yang mau dihapus dan mana yang dibiarkan saja.

5. Bagi mereka yang suka main main dengan file Batch via DOS, WindowsXP mempunyai banyak perintah yang menarik. Perintah ini termasuk ‘eventcreate’ dan ‘eventtriggers’ untuk mengamati system events. ‘typeperf’ untuk memonitor performa dari sistem, ’schtasks’ untuk menangangi sekejul. Seperti biasa, akhirilah setiap perintah dengan /? untuk mendapatkan opsi tambahan.

6. WindowsXP sudah mendukung IP versi 6 atau IPv6 (generasi selanjutnya dari IP). Sayangnya IPv6 ini lebih banyak diimplementasikan pada ISP, sehingga untuk sekedar bisa mencobanya kita membutuhkan sebuah komputer yang tersambung ke dalam suatu LAN. Ketik ‘ipv6 install’ pada [Run...] (Santai saja, proses ini tidak akan mengacaukan sistem LAN anda). Selanjutnya, ketiklah ‘ipv6 /?’ pada baris command untuk mendapatkan opsi tambahan. Jika anda tidak ngerti tentang ini, tidak apa apa, saya juga nggak begitu mengerti.

7. Anda bisa menghentikan beberapa task yang sedang aktif pada sistem dengan perintah di command prompt (Saya tahu, biasanya anda menggunakan task manager, khan?). Ketiklah ‘taskkill /pid’ lalu nomor task, atau ‘tskill’ diikuti nomor/nama process. Untuk mengetahui nomor task atau nama process, ketiklah ‘tasklist’, perintah ini juga memberikan informasi tentang kondisi sistem anda saat itu.

8. Windows XP akan menampilkan file Zip seperti layaknya sebuah folder. Hal ini tentu akan lebih nyaman dipakai bila spesifikasi komputer anda bagus. Namun bila komputer anda termasuk golongan ‘jadul’ alias kuno bin lambat, anda bisa mematikan fungsi ini dengan mengetik ‘regsvr32 /u zipfldr.dll’ pada command prompt. Jika anda ingin mengembalikan ke fungsi semula ketiklah ‘regsvr32 zipfldr.dll’.

9. XP memiliki apa yang dinamakan ClearType (Sebuah teknologi anti-aliasing font baru dari Microsoft). Sayangnya fungsi ini tidak aktif secara default. Untuk mengaktifkan fungsi ClearType, klik kanan pada desktop, pilih [Properties]–>[Appearance]–>[Effects], lalu pilih ClearType pada menu drop down kedua, selanjutnya klik OK. Hasil yang signifikan dari fitur ini terutama tampak pada layar laptop. Jika anda menginginkan ClearType juga muncul pada saat layar login, coba lakukan perubahan pada registry berikut [HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop/FontSmoothingType to 2].

10. Anda dapat menggunakan [Remote Assistance] untuk membantu teman yang menggunakan NAT (Network Address Translation) pada sebuah jaringan rumah, tetapi hal ini tidak aktif secara otomatis. Suruh bila perlu paksa teman anda untuk mengirimkan sebuah imel undangan Remote Assistance, dan sunting file tersebut. Di bawah attribute RCTICKET adalah alamat IP-nya NAT, seperti misalnya 192.168.1.10. Gantilah IP tersebut dengan IP yang saat ini anda gunakan. Untuk membantu menentukan IP, anda bisa berkunjung kesini. Pastikan juga teman anda untuk membuka port 3389. Selanjutnya silakan saling tolong menolong.

11. Anda dapat menjalankan suatu program dengan pengguna atau user yang berbeda tanpa harus melakukan seremonial logging out dan logging in. Klik kanan ikon dari program tersebut, lalu pilih [Run As...]. Masukan user name dan password yang ingin anda korbankan eh gunakan. Trik ini akan sangat berguna saat anda berada di akun limited namun anda ingin mempunyai wewenang sebagai administrator untuk menginstall suatu program. Catatan : Anda akan mendapatkan kesenangan yang lebih saat menjalankan banyak program dengan akun yang berbeda beda pada satu sistem, tetapi jangan lupa, tindakan ini juga bisa menimbulkan sesuatu yang tak terduga. Ingin tahu? Coba aja.

12. Windows XP mempunyai kebiasaan buruk atau boleh dikatakan cerewet dalam hal memaksa kita untuk melakukan auto updates, registrasi Passport, menggunakan Windows Messenger dan lain lain. Paksaan ini muncul berupa baloon tips di pojok kanan bawah. Untuk mengenyahkannya dari muka Windows, coba jalankan [Regedit], lalu masuk ke HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/Current Version/Explorer/Advanced, buatlah DWORD value dengan nama EnableBalloonTips dan beri nilai 0.

13. Anda dapat menjalankan Windows tanpa harus mengisi user name atau password terlebih dahulu. Klik [Run...], ketik ‘control userpasswords2′, yang akan membuka aplikasi akun user. Pada tab [Users], hilangkan centang pada Users Must Enter A User Name And Password To Use This Computer, lalu klik OK. Selanjutnya akan muncul jendela log on, masukan user name dan password dari akun yang akan anda gunakan.

14. Internet Explorer 6 akan menghapus temporary files hanya bila anda menyuruhnya. Jalankan browser Internet Explorer, pilih [Tools]–>[Internet Options...]–>[Advanced], alihkan pandangan ke bawah pada [Security area], lalu isikan centang pada Empty Temporary Internet Files folder when browser is closed.

15. WindowsXP memiliki kemampuan untuk memunculkan animasi/ikon yang memperlihatkan aktifitas dari jaringan. Hal ini berguna saat anda tidak melihat ada lampu yang berkedip kedip di kartu jaringan yang anda pakai. Klik kanan [My Network Places] pada desktop, lalu pilih [Properties]. Klik kanan pada deskripsi dari LAN anda, pilih [Properties], selanjutnya isikan centang pada Show icon in notification area when connected. Sekarang anda akan melihat ikon jaringan mungil di pojok kanan desktop saat jaringan sedang aktif melakukan transfer data.

16. Start Menu akan sangat menjengkelkan bila lambat dalam memunculkan daftar program. Untuk mempercepatnya, anda bisa mengubah registry [HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/MenuShowDelay] dari 400 ke jumlah yang lebih kecil seperti 0.

17. Anda dapat melakukan perubahan nama (rename) banyak file dalam satu folder hanya dengan beberapa langkah mudah. Sorot atau blok sejumlah file yang akan diubah namanya, lalu klik kanan satu diantaranya, selanjutnya ubah nama file tersebut sesuai dengan keinginan anda, tekan [Enter]. Semua file yang dipilih tadi akan berubah namanya sesuai dengan nama pilihan anda, dan dibelakangnya terdapat nomor khusus untuk membedakannya.

18. Windows Media Player akan memunculkan cover dari album yang sedang dimainkannya, apabila gambar cover tersebut ditemukan di internet. Jika tidak ditemukan, anda bisa menggunakan gambar rancangan anda sendiri untuk dimunculkan. Cukup memberikan nama folder.jpg pada gambar tersebut dan menaruhnya satu folder dengan track lagu yang dimainkan maka Windows Media Player akan memunculkan gambar tersebut.

19. Tombol [Windows] + [Break] akan memunculkan [System Properties], tombol [Windows] + [D] akan memunculkan desktop, tombol [Windows] + [Tab] untuk berpindah pindah program aktif ada taskbar.

20. Pengganti Windows XP adalah Windows Vista yang sebelumnya diberi nama Longhorn. Windows ini memberikan fitur tambahan dari WindowsXP yang mudah mudahan bisa saya oprek bila ada dana untuk melakukan upgrade komputer. Mengapa? Windows Vista saya jamin tidak akan mampu berjalan di komputer saya yang jadul ini..hehehhehe..

semoga bermanfa’at
Reade more >>

PEMERIKSAAN UMUM SAAT PC BERMASALAH

Ketakutan PC akan makin bermasalah atau minimnya pengetahuan makin membuat PC sakit parah. Kalau sudah demikian, jurus paling sakti pun dikeluarkan, yakni membawanya ke dokter PC alias tukang servis.
Padahal, kita bisa melakukan “pemeriksaan oemoem” sebelum membawanya ke dokter spesialis, di mana kita perlu keluar ongkos. Untuk menjadi dokter umum PC, beberapa sumber penyakit yang umum menghinggapi PC perlu kita kenali terlebih dahulu. Sekarang, mari kita telusuri kemungkinan-kemungkinan yang paling sering menimbulkan masalah pada PC.Virus, Jahanam Paling Ditakuti
Beberapa masalah yang sering muncul akibat serangan virus antara lain :
1. Harddisk menunjukkan tanda-tanda bekerja tetapi system menginformasikan adanya kekurangan space tanpa alasan yang jelas
Masalah: beberapa virus membuat salinan file tertentu pada harddisk, misalnya saja file berekstensi .EXE dan .COM sampai beberapa kali. Penambahan file ini seringkali sampai membuat harddisk penuh sesak. Bila tidak terdeteksi atau tidak terkontrol, pembiakan ini akan terus berlangsung sampai harddisk penuh oleh jahanam satu ini dan system menjadi hang sama sekali.

2. Beberapa program file berekstensi .EXE dan .COM membesar ukurannya tanpa sebab-sebab yang jelas
Masalah: Problem semacam ini menandakan virus sedang bekerja. Dalam keadaan sehat, file-file COM dan EXE seantiasa berukuran tetap. Viruslah yang membuatnya berubah. Sebagian besar virus bekerja dengan membunuh atau mengubah file-file tersebut, sehingga tubuh PC kehilangan organ-organ terpenting untuk menjalankan aplikasi.

3. Harddisk bekerja meski computer dalam keadaan idle atau anda sedang ta mengunakannya
Masalah: Tanda bahwa harddisk bekerja atau tidak biasanya terlihat dari lampu indicator LED (light emitting diode) yang ada pada panel bagian depan (front panel) casing. Lampu indicator akan menyala atau berkedip-kedip ketika program/aplikasi sedang bekerja atau data sedang diproses. Bila tanpa ada beban pekerjaan yang harus diolah tetapi lampu indicator berkedip, ada kemungkinan virus tengah membiakkan diri di harddisk Anda.

4. Performa system menjadi lebih lambat tanpa sebab yang jelas
Masalah: Performa system PC memang bisa melambatkan bila suatu program berat seperti aplikasi grafis, pengolah audio-video, tengah dijalankan. Namun, bisa juga performa PC melambat karena ia bekerja terlampau berat akibat file-file di dalam harddisk berantakan penataannya. Akan tetapi, bilamana PC melambat sekonyong-konyong sementara Anda hanya menggunakannya untuk keperluan yang biasa-biasa saja, curigai bahwa virus telah bersarang di computer Anda.

5. File-file menjadi tergerogoti atau hilang sama sekali tanpa sebab yang jelas atau program tidak bisa diakses secara benar
Masalah: Bila Anda membuang file, prosedurnya tentu jelas dan di tempat sampah (recycle bin) pasti terdapat file yang telah Anda buang. Apabila suatu program Anda jalankan, seharusnya ia bekerja normal. Bilamana anda membuang suatu program, prosedurnya jelas, yakni melalui proses uninstall yang benar. Namun, virus bisa saja mengacak-acak file eksekusi program (file berekstensi .EXE) sehingga ketika diakses, ia malah bersembunyi atau mengirim pesan yang membuat Anda bingung. Patut diduga bahwa viruslah yang membuat file atau program Anda tergerogoti.

6. Sistem PC mengalami hang tanpa sebab yang jelas
Masalah : Jangan ragu-ragu lagi. Sekalipun peranti hardware seperti meori atau motherboard bias membuat system menjadi hang, namun bila Anda tidak mengutak-atik hardware dan system tetap hang, virus pantas Anda jadikan terdakwa penyebab malapetaka ini.

7. Sistem memori kacau tanpa sebab yang jelas
Masalah : Ada beberapa virus yang menyerang system memori dan mengganggu pekerjaannya. Bila Anda mengalami gejala semacam ini sementara Anda tidak mengutak-atik hardware satu pun, dapat dipastikan pula bahwa viruslah yang jadi penyebabnya.
Solusi : Tidak ada kata lain, gunakan antivirus buat membasmi penyakit yang satu ini. Pastikan bahwa prosedurnya benar dan antivirus yang anda gunakan cukup ampuh buat membuatnya tak berkutik lagi, entah dengan membunuhnya atau mengarantina si jahanam pengganggu ini. Salah satu kunci untuk mengatasi masalah tersebut adalah meng-update antivirus yang sudah terpasang, sehingga ia punya kemampuan membasmi virus-virus baru.
Sebaiknya, Anda cukup memasang satu antivirus saja di computer. Bilamana antivirus tersebut tidak mampu menangani virus yang bersarang di tubuh PC Anda, cobalah cari antivirus spesifik yang dirancang khusus untuk membasmi virus tersebut. Kelemahannya, antivirus ini hanya bias membasmi satu jenis virus. Keuntungannya, programnya tidak berukuran besar dan sangat mudah dijalankan. Salah satu cara untuk mencari obat pembasmi virus spesifik ini adalah memanfaatkan mesin pencari dan memasukkan kata kunci yang tepat pada kolom pencarian.

Troubleshooting Listrik dan Komponen

8. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

9. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup
Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada di CPU Anda.
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

10. Lampu power menyala tetapi tidak ada aktivitas system yang terdeteksi
Masalah : Kemungkinan terbesar output voltase yang disediakan power supply ke motherboard dan komponen lainnya terlampau rendah. Sinyal voltase DC harus terdeteksi pada setiap kabel yang terhubung pada komponen seperti motherboard, harddisk, floopy, dan peranti lainnya. Kemungkinan lainnya, terdapat hubungan pendek (short) pada salah satu atau beberapa komponen.
Solusi : Periksa terlebih dahulu output voltase. Bila ini beres, lakukan pemeriksaan pada heatsink fan dan prosesor pada soketnya. Pastikan bahwa heatsink fan sudah tercolok ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa prosesor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat. Setelah itu, Anda perlu memeriksa semua card-card yang tertancap dan semua komponen yang terhubung dengan kabel power supply. Bila terdapat card yang tidak tertancap dengan sempurna, posisi semacam ini bias membuat hubungan pendek dan membuat system tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuitnya terganggu. Sekrup, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard bisa menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekrup-sekrup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga bisa menyebabkan hubungan pendek sehingga computer pingsan tak mau bekerja. Gunakan plastic pelindung, atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah merangkai komponen di luar casing dan jalankan system di luar casing.

11. Lampu power menyala, tetapi terdengar dua kali atau lebih bunyi beep
Masalah : Tidak ada sinyal video di dalam PC Anda.
Solusi : Periksa terlebih dahulu video card Anda. Masalah satu ini bisa menyebabkan system menjadi hang dan menghentikan proses loading ke system operasi. Pastikan bahwa video card Anda bekerja dengan baik dan tertancap dengan benar. Bunyi beep adalah sinyak yang dikirimkan oleh PC tatkala melewati proses POST (Power On Self Test). Karakteristik bunyi beep pada proses ini berbeda antara system PC yang satu dengan yang lain, tergantung dari tipe BIOS yang digunakan.

12. Lampu power meyala, tapi muncul bunyi beep terus-menerus
Masalah : Tidak ada system memori di dalam PC.
Solusi : Periksa apakah memori Anda bekerja dengan baik dan tertancap secara benar. Tidak ada sebab lain kecuali bersumber dari komponen memori ini. Namun, belakangan ada beberapa motherboard yang tidak memunculkan bunyi beep ini, sehingga kita harus memeriksanya lebih teliti melalui tampilan yang ada di layar. Periksa munculnya tampilan pembacaan memori di layar monitor sesaat setelah PC kita nyalakan.

13. Lampu power menyala, komponen IDE yang terpasang tidak terdeteksi pada saat setelah PC selesai melakukan POST
Masalah : Kemungkinan kabel atau listrik yang menyuplai peripheral IDE seperti harddisk dan CD/DVD drive bermasalah. Kemungkinan masalah yang lain, periferalnya sendiri yang bermasalah.
Solusi : Periksa suplai listrik dan kabel yang terhubung ke peripheral. Sebelumnya pastikan terlebih dahulu bahwa setting BIOS pada PC sudah diatur. Bila kesulitan mengatur setting BIOS, buatlah setting BIOS untuk mengaturan ini bersifat auto detect dan masukkan setting pada posisi default. Periksa apakah kabel yang terhubung ke peripheral sudah terpasang dengan tepat. Bila tetap tidak terdeteksi, masalah kemungkinan terletak pada harddisk atau CD/DVD drive yang terpasang. Troubleshooting komponen-komponen ini tidak akan dibahas pada tulisan ini.

14. Sistem power bekerja normal dan POST berjalan baik, tapi tidak muncul tampilan apapun di layar monitor
Masalah : Ada dua kemungkinan, apakah dari monitornya sendiri atau dari video card pada CPU.
Solusi : Periksa terlebih dahulu monitornya. Bila masih berfungsi baik, alihkan perhatian Anda pada video card. Kemungkinan, bila proses ini terjadi, video card Anda mengalami gangguan atau rusak sama sekali. Ganti video card Anda.

15. Sistem power menyala, POST bekerja tapi bermasalah ketika system hendak masuk ke Windows
Masalah : Ada kemungkinan masalahnya terletak pada system operasinya sendiri, entah mengalami crash atau mengalami perubahan setting. Kemungkinan lainnya, sumber masalah berasal dari aplikasi software yang sudah terpasang di dalam harddisk.
Solusi : Cek ulang apakah system operasi sudah terinstal dengan sempurna atau belum dan bilamana tidak ada pemecahan, lakukan pemformatan ulang harddisk penginstalan ulang system operasi.

16. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

17. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

18. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.

19. Sistem PC terasa lambat dalam mengeksekusi data
Masalah : Salah satu perbedaan antara motherboard baru dengan motherboard lama adalah pada kabel yang difungsikan sebagai lalu lintas data. Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk harddisk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM bentuk dan jenisnya sama, sehingga bisa saling dipertukarkan. Beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis peripheral ini. Pada motherboard baru, kabel harddisk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan harddisk terbaru yang mendukung Ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel harddisk hanya ditujukan untuk menghubungkan harddisk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan CD-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.
Solusi : Periksa jalur kabel IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual dan pastikan bahwa system perkabelannya sudah terpasang dengan benar.

20. Lampu-lampu pada front panel casing tidak menyala sebagaimana mestinya
Masalah : Lampu IDE LED menyala terus atau tidak menyala sama sekali. Demikian juga dengan lampu power LED. Bila masalah ini muncul, kemungkinan terbesar masalahnya terletak pada kesalahan posisi kabel-kabel front panel casing yang terhubung ke motherboard.
Solusi : Periksa kabel yang terpasang sesuai dengan buku manual yang disertakan pada motherboard. Bila lampu IDE LED terus menyala, kemungkinan pemasangan kabelnya terbalik. Demikian pula untuk lampu-lampu indicator yang lain. Salah satu cara yang paling gampang untuk memasang kabel ini adalah memanfaatkan warna-warna kabel yang ada pada front panel casing. Biasa-nya, kabel berwarna-warni (hijau, merah, oranye, biru, dan sebagainya, tergantung dari merek casing) adalah kabel yang terhubung dengan listrik positif, sedangkan kabel berwarna hitam atau putih terhubung ke ground atau ke posisi negatif.
Sumber: Tabloid PCplus
Reade more >>

07 April 2010

Tentang Motherboard/Mainboard

Motherboard berupa board papan (elektronik), utama yan mempunyai beberapa  slot individu
yang bisa di slotkan (dipasangkan) untuk board lain mulai dari processor ,memori,soundcard
,display adapter,
dan sebagianya.
Diantara slot pada papan utama ,terdapat slot yang khusus di gunakan untuk pemasangan
procesor yang dinamakan
soket dan slot 1.
hehe
Motherboard memiliki beberapa jenis soket yang berbeda2, sesuaii dengan jenis
perkembangan procesor
1. fungsi
A) tempat memasang komponen , misalnya procesor, vga card, sound card , memori dll.
B)media transfer data dari komponen yang bekerja di dalam komponen komputer, misalnya
processor memberi perintah kepada komponen seperti memori atau hardisk dengan menggunakan
jalur pada motherboard yang disbut Bus clock.
2.Komponen di dalam motherboard dan fungsinya
A)slot dan socket processor
tempat melakukan dan memasang processor di motherboard dengan dilengkapi kait pengunci
agar processor yang di pasang tidak bergerak
bentuk socket ini disesuaikan dengn tipe processor yang akan digunakan.jenis slot ini
digunakan pada jenis processor AMD generasi ATHLON awal dan INTEL generasi pentium 2
(sebagai generasi Celeron), serta generasi (Pentium 3 awal). Namun,jenis slot ini tidak
digunakan lagi dan kembali pada bentuk socket .

*Chipset
hehe
Kombinasi chip pada motherboard yang berfungsi menjembatani aliran data dan mengatur serta mengontrol
beberapa komponen utama dan tambahan pada motherboard tediri atas:
  • chip northbridge(chip Utama) merupakan chip yang berfungsi mengatur alur kinerja processor
untuk berhubungan dengn komponen utama, misalnya slot memory ,slot AGP,dan slot PCI
  • Chip Soutbridge

chipset pembantu berfungsi sebagai alur data kinerja processor untuk berhubungan dengan komponen

sekunder atau komponen selain yang sudah diatur oleh chip nothbridge misalnya control IDE/Hardisk,Drive DMA

USB,dan Interupt.

3.cache memori eksternal/l2

hehe

memori berkapasitas terbatas , tetapi berkecepatan tinggi yang lebih mahal dari memori utama.

chace memori ini ada di antara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemrosesan tidak langsung

mengacu pada memori utama agar kinerja dapat di tingkatkan.

cache memori ini ada 2 macam, yaitu :

  • Cache yang terdapat pada internal processor internal cache memori yang dikenal dengan firslevel L1.

cache memori jenis ini memiliki kecepatan acces yang sangat tinggi dan harganya sangat mahal hal ini b

isa terlihat pada

processor yang berharga mahal sperti P3,p4,AMD athlon dll semakin tinggi kapasitas L1 memori, makin mahal dan

semakin cepad proses kinerja

  • Cache memori yang terdapat di luar processor atau external cache meori yaitu berada pada motherboard yang dikenal dengan

second level /L2 .

memori jenis ini kecepatan accses yang sangat tinggi meskipun tidak secepat cache memori jenis pertama yang ada pada internal

processor.makin besar kapasita nya , makin cepat proses kinerja processor data pada computer hal ini bisa kita liohat pad motherboard dengan beraneka ragam kapasita l2 Cache memori, yaitu : 256Kb,512kB,1MB,atau 2Mb.

4.Cmos

hehe

CMOS adalah chip yang berisi software Bios , dibuat oleh pabrik motherboard berfungsi
membaca dan mendata komponen hardware yang terpasang pada motherboard .dari software bios ini
kita juga dapat mengaktifkan dan menonaktifkan beberapa komponen yang ada di dalam
motherboard, Misalnya kita Menonaktifkan VGa ON Board pada Motherboard karena kita menggunakan
VGa Card pada slot AGP.
CMOS BIOS yang sering digunakan pada MOtherboard sekarang adalah AMIBIOS , AWARDBIOS dan PHOENIXBIOS

5.Battrey CMOS
hehe
Batrey CMOS merupakan sumber tegangan bagi CMOS atau BIOs yang berfungsi menyimpan konfigurasi setting
CMOS atau BIOS agar Tidak Berubah Setiap Computer di Matikan Atau Di nyalakan
Contoh saat Komputer di matikan dan Di nyalakan Kemudian hari komouter akan tetap mengikuti tampilan,
tanggal dan Jm pada waktu menyalakan cmputer.
computer tetap mengenal komponen yang ada dalam motherboard saat komputer dimatikan sehingga compueter berjalan
dengan Normal
Reade more >>

01 April 2010

Jenis Jenis Prosesor

Perkembangan teknologi prosesor begitu pesatnya akhir-akhir ini. Dalam setahun bisa muncul beberapa jenis prosesor yang baru.
Hal ini dipicu oleh
Pertama oleh tuntutan pengembangan itu sendiri
kedua oleh persaingan sengit antara 2 raksasa produsen prosesor, Intel dan AMD.

Sebagai orang awam, tentu kita tidak paham masalah-masalah teknis, itu adalah bagian orang IT. Tapi setidaknya kita harus tahu jenis prosesor apa saja yang ada saat ini, sehingga saat kita akan membeli komputer kita, sedikit banyak, tahu apa yang kita beli.

Intel vs AMD

Dari beberapa produsen prosesor, hanya ada 2 nama yang menguasai pasar, Intel dan AMD (Advance Micro Device). Bagi sebagian besar orang awam, malah hanya tahu satu nama, yaitu Intel. Bahkan ada yg hanya mengenal salah satu merk dagang dari Intel, yakni Pentium. Memang Pentium adalah nama prosesor Intel yg paling melegenda.

Bagi orang yg agak “mengerti” tetek bengek komputer, mungkin sudah kenal nama AMD. Tapi nama ini dipersepsikan sebagai prosesor yang murahan, panas, jelek dan imitasi dari prosesor Intel. Persepsi ini tdk bisa dipersalahkan 100%. Awalnya AMD memang hanya membuat prosesor dgn “menjiplak” teknologi Intel dan atas “restu” pihak Intel, tentu saja.

Namun, karena satu dan lain hal, terjadi persengketaan yg cukup sengit antara Intel dan AMD dan pengadilan mengharuskan AMD mengembangkan sendiri teknologi pembuatan prosesornya. Dari sejak itu, para engineer AMD terpaksa bekerja keras siang dan malam. Kucuran keringat mereka itu tidak sia². Setelah beberapa tahun “tirakat” di dalam laboratorium, mereka berhasil membuat prosesor yang bisa mengimbangi, bahkan dlm suatu periode waktu tertentu, mengungguli “guru”nya, dlm hal ini Intel, tentu saja. Namun harus diakui bahwa dalam bidang pemasaran AMD masih tertinggal jauh dari Intel, tetapi tidak dalam bidang teknologinya.

Jadi persepsi bahwa AMD itu murahan, jelek, panas, imitasi dan yg negatif² lainnya, saat ini sudah tidak berlaku lagi. Kita punya pilihan yang sama² mumpuni untuk prosesor, Intel atau AMD.

Adu Balap Kecepatan Prosesor

Dulu kinerja prosesor dilihat dari kecepatannya, yang diukur dengan satuan MHz (Mega Hertz) atau GHz (Giga Hertz). Produsen prosesor terus berlomba menciptakan prosesor dgn kecepatan tertinggi. Sejak jamannya Pentium 4 kecepatan prosesor sudah lebih dari 1.000 MHz sehingga mulai populer lah satuan GHz (1 GHz = 1.000 MHz) dalam mengukur kecepatan prosesor.

Perlombaan ini seakan tak ada batasnya, 2 GHz terlampaui, 3 GHz terlampaui. Sampailah pada suatu titik dimana mulai terjadi keterbatasan (limitasi) dlm meningkatkan kecepatan prosesor. Limitasi yg paling sulit diatasi adalah temperatur. Semakin cepat prosesor, semakin tinggi panas yang dihasilkan, semakin diperlukan sistem pendinginan yg lbh canggih. Limitasi lain adalah konsumsi daya, semakin cepat prosesor, semakin banyak pula energi yang dibutuhkan untuk menjalankannya. Efisiensi lalu menukik tajam. Pada titik ini, para perancang prosesor mulai menciptakan ajang adu balap yang baru, dlm hal ini adu kinerja dan efisiensi prosesor.

Adu Balap Kinerja Prosesor

Pihak pertama yg menyadari bahwa adu cepat, pada suatu titik, akan menjadi sebuah ke-sia²an adalah AMD. Mereka sadar akan sulit bersaing dengan Intel kalau mereka berpacu di lintasan balap yg sama. Mereka mengembangkan prosesor tdk lagi berbasis kecepatan tapi berbasis kinerja. Yang jadi ukuran bukan lagi tingkat kecepatan (speed rating) melainkan tingkat kinerja (perfromance rating). Dengan cerdik AMD menamai prosesornya tidak dengan kecepatan (berapa GHz) tapi dengan angka perfromance ratingnya. Dan tolok ukurnya juga mereka sendiri yg menentukan. Jadi orang akan sulit memperbandingkan apple to apple antara prosesor AMD dan Intel pada saat itu.

Contohnya, AMD mengeluarkan prosesor dgn kecepatan “hanya” 1.8 GHz, mereka memberi nama Athlon64 3000+. Angka 3000 secara tersamar mengacu ke angka 3 GHz. Mereka seakan hendak mengatakan bahwa Athlon64 3000+ (sekalipun kecepatannya hanya 1.8 GHz) memiliki kinerja mengimbangi prosesor (Intel) yg berkecepatan 3 GHz. Dan pada kenyataannya memang, lebih kurang, demikian.

Dengan kecepatan yg relatif rendah itu, maka panas yg dihasilkan tdk terlampau tinggi dan lbh hemat daya. Biaya produksinya pun bisa ditekan lbh rendah. Toh pada akhirnya para pengguna komputer tdk peduli berapa GHz kecepatan prosesornya, yang penting seberapa banyak output kinerjanya. Sesuai tidak dgn uang yg sdh mereka bayarkan.

Akhirnya , mau tak mau, Intel juga menganut filosofi yg sama. Mereka menamai prosesor dgn kode² huruf dan angka yg tidak mengacu lagi kepada kecepatan. Pentium D 631 adalah salah satu contohnya.

Prosesor Berinti Banyak

Ketika penggunaan komputer semakin meluas dan beragam, dituntut pula prosesor yang bisa mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Sudah jamak sekarang ini orang mengetik laporan di komputer sekaligus mendengarkan musik dan pada saat yang sama dia sedang merubah (convert) file musiknya dari format CD ke format mp3 unt dipindah ke mp3 playernya. Istilahnya kerennya multi-tasking, mengerjakan beberapa hal sekaligus di satu komputer yg sama.

Pada komputer yg inti (core) prosesornya hanya satu (single core), hal ini memang masih bisa dikerjakan. Namum krn “otak”nya (core adalah otak dari prosesor) cuma 1 terpaksa bbrp tugas itu dikerjakan secara bergantian dan bergiliran. Untuk tugas² yg “ringan” seperti mendengarkan musik sambil mengetik surat, misalnya, prosesor single core masih mampu menanganinya tanpa si pengguna merasa “terganggu”. Tapi kalau tugas² itu cukup “berat” seperti converting file, main game 3D dsb, kadang terjadi lag atau program terhenti sejenak. Kalau mendengarkan musik, maka alunan suara akan terdengar putus². Itu tandanya prosesor sdh kewalahan menangani tugas yg ber-tumpuk².

Produsen prosesor merespons tuntutan para penggunanya dengan menciptakan prosesor yg memiliki lebih dari 1 core (multi core). Angka yg terdekat setelah 1 tentu saja 2. Maka lahirlah prosesor berinti 2 (dual core). Intel mulai dgn Pentium D (PD) dan AMD mulai dgn Athlon64 X2 (A64 X2).

Meskipun sama² memiliki 2 cores, secara prinsip keduanya berbeda arsitektur. PD menempatkan kedua coresnya dlm 2 chip yg berbeda sedangkan A64 X2 kedua cores berada dlm 1 chip.

Biar gampang kita umpamakan saja prosesor itu sebuah rumah. Lalu chip adalah kamar dan core adalah orang. Pada PD, dua orang itu menempati 2 kamar yg berbeda dlm 1 rumah itu. Otomatis krn kamarnya berbeda, untuk bisa saling komunikasi mereka harus memakai interkom atau telepon, misalnya. Sedang A64 X2 menempatkan kedua orang itu dlm 1 kamar sehingga komunikasi diantara keduanya jauh lbh mudah. Jadi PD memiliki 2 chip dlm 1 prosesor, sedang A64 X2 hanya punya 1 chip.

Istilah dual core jadi rancu ketika Intel mempromosikan PD sbg dual core, padahal pengertian sesungguhnya dari dual core adakah struktur yg dipakai di A64 X2. Sejatinya struktur PD lbh tepat disebut double core. Tapi okey lah, bagi kita orang awam tdk penting betul dual core atau double core.

Kemudian Intel meluncurkan prosesor yg real dual core dgn nama dagang Core® 2 Duo (C2D). Mereka ingin nama dagang Core bisa menggantikan Pentium, tapi rupanya konsumen masih menempatkan nama Pentium dalam top-of-mind mereka. Sulit unt melupakan Pentium. Akhirnya Intel meluncurkan juga Pentium Dual Core dgn serie E21xx. Nah, tambah membingungkan lagi kan, ada Pentium D yg diklaim dual core, ada C2D yg memang betul² dual core, lalu ada pula Pentium Dual Core E21xx. Yah, bahasa marketing memang kadang suka membuat bingung. Apalagi kalau marketingnya kelewat canggih kayak Intel.

Tapi secara hirarkis berdasar kinerjanya (pada speed yg sama), untuk prosesor Intel berinti 2 (biar tdk bingung antara double core dan dual core) adalah sebagai berikut
· C2D serie E8xxx
· C2D serie E6xxx
· C2D serie E4xxx
· Pentium Dual Core E21xx
· Pentium D

Sekarang sudah ada prosesor dengan 4 cores. Intel punya Core 2 Quadro (C2Q) sedang AMD punya Phenom X4. Memang persaingan di antara keduanya tdk pernah habis (dan semoga jangan sampai habis) karena dgn adanya persaingan maka teknologi akan semakin cepat berkembang. Konsekuensinya harus lbh sering ganti komputer, atau minimal upgrade, krn para pembuat perangkat lunak pun akan berlomba menggunakan teknologi perangkat keras yg telah tersedia di pasar. Siapkan dompet yg lebih tebal, terutama unt Anda yg selalu haus mencicipi teknologi terbaru

AMD Triple-Core

Amerika Serikat, 17 September 2007. Tiga core prosesor, mengapa tidak? Sepertinya itulah yang ada di benak para ahli di AMD. Kemarin baru saja AMD memberikan berita resmi bahwa awal tahun 2008 mereka akan meluncurkan prosesor baru dengan triple-core. Prosesor baru ini dimasukkan ke keluarga prosesor quad-core AMD (Phenom) yang rencananya dirilis tahun depan. Pada dasarnya prosesor triple-core ini menggunakan desain yang sama dengan quad-core, namun AMD “mematikan” satu core sehingga hanya tiga core yang berfungsi.

Bob brewer, corporate vice president of marketing and strategy dari AMD menjelaskan bahwa sampai saat ini penjualan prosesor quad-core masih sedikit dan belum banyak software yang mendukung optimalisasi empat core. Akan tetapi, banyak aplikasi dan pengguna yang menginginkan “sedikit tenaga lebih” dibandingkan prosesor dual-core, di sinilah prosesor triple-core mereka akan mengisi pasar.

Lebih lanjut Brewer mengaku bahwa kelahiran prosesor baru ini tidaklah direncanakan, namun efek dari proses produksi quad-core AMD yang baru. “Quad-core kami menggunakan desain yang berbeda dan lebih canggih (dari Intel), satu kesalahan kecil saja akan menghancurkan satu batch prosesor di proses produksi”. Prosesor dengan tiga core inilah yang kemudian muncul dari produksi quad-core AMD yang tidak berhasil lolos uji lab.

Belum diperoleh data yang akurat tentang gambaran kinerja prosesor triple-core AMD. Akan tetapi jike memuaskan, tampaknya AMD bisa menambah ceruk pasarnya di dunia prosesor, terutama bila perusahaan asal California ini pintar mematok harganya.

Prosesor Quad-Core Opteron

AMD memperkenalkan 4 prosesor Quad-Core AMD Opteron SE yang diklaim bakal membantu para manager TI dalam mengembangkan kemampuan datacenter mereka dalam rangka memenuhi kebutuhan komputasi di lingkungan perusahaan.

Dibandingkan investasi untuk proprietary hardware yang sangat mahal, prosesor produk ini dijanjikan bakal mempermudah perusahaan mengembangkan datacenter mereka dengan lebih mudah dan terjangkau ke server yang menawarkan fungsionalitas kelas enterprise pada harga standar.

Penambahan inti menjadi 4 socket dan 8 socket pada server x86 ini memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan terbaik dalam performa dan efisiensi, yang sangat penting untuk menangani aplikasi-aplikasi database dan virtualisasi.

Sistem Prosesor Quad-Core AMD Opteron SE akan tersedia dari perusahaan OEM Global dan penyedia solusi, termasuk Hewlett-Packard, Sun Microsystems, Dell dan IBM.

Prosesor Quad Core AMD Opteron dengan model 2360 SE (2,5 GHz), 2358 SE (2,4 GHz), 8360 SE (2,5 GHz) dan 8358 SE (2,4 GHz) telah tersedia dan telah mencatatkan rekor benchmark untuk performa di industri.

Reade more >>