Pages

Ads 468x60px

14 September 2009

Konsep Evolusi Itu Benar (tadinya!!!!)

evolusi terdiri dari beberapa konsep pemikiran tentang proses terjadinya antara lain:

1. Persaingan
persaingan antar mahluk hidup memungkinkan yang kuat menang dan yang lemah kalah(punah) itu benar, tetapi yang dilupakan oleh para evolusionis adalah bahwa hewan yang telah kalah tidak mungkin hadir lagi ditengah2 kompetisi (bayangkan sebuah negara ikut dalam pra piala dunia dan gagal lolos, tiba2 negara tersebut berganti nama/terpecah dan tiba2 nongol di babak penyisihan piala dunia) ini jelas mustahil. Evolusi meyakini semua mahluk hidup berasal dari satu nenek moyang yang sama menghasilkan puluhan ribu jenis keturunan, sedangkan dalam teori kompetisi adalah dari puluhan kompetitor akan semakin lama akan mengerucut jumlah kompetitornya dan kompetitor terakhir yang akan menang, berarti dalam konsep persaingan pohon evolusi tersebut sudah terbalik dari sononya (konsep evolusi adalah segitiga sama sisi dengan ujung runcing diatas(input:kompetitor), sedangkan kompetisi segitiga sama sisi dengan ujung runcing dibawah(output;pemenang)

2. Mutasi
Mutasi disebut2 sebagai bagian terpenting evolusi, kenyataannya tidak satupun mahluk termutasi memiliki keunggulan, jangan pernah membayangkan mutasi pada manusia menghasilkan mutant dengan kekuatan super semacam spiderman atau pun Xmen, itu cuma ilusi untuk anak2
Mutasi adalah kesalahan kode genetik yang menimbulkan kecacatan, malfunction, faktor dalam semisal penyakit keturunan/pembawa gen mutasi hanya akan memberikan keturunan yang cacat dan tidak berevolusi. faktor luar semisal kebocoran reaktor nuklir chernobyl hanya menjadikan manusia dan mahluk lain cacat genetis dan tidak satupun dari manusia korban tragedi tersebut berevolusi menjadi mahluk lain. Mutasi kupu2 di london semasa revolusi Industri menjadi berwarna hitam juga tidak membuat kupu2 tersebut berevolusi

3. Adaptasi
beberapa adaptasi morfologis maupun fisiologis bukanlah contoh evolusi karena adaptasi tersebut tidak pernah membuktikan organ seseorang/mahluk tertentu beralih fungsi, pun seandainya terjadi perubahan adapatasi pada evolusi ikan menjadi hewan darat perlu berjuta2 tahun lamanya mengubah insang menjadi paru2 sedangkan seekor Hiu yang terdampar satu jam saja di pantai sudah bisa mati karena kehabisan udara, sedangkan dalam gambar2 propaganda evolusi digambarkan betapa mudahnya ikan berubah menjadi amphibi/reptil

4. Keragaman Species
Para evolusionis salah mengartikan varietas dengan keragaman species baru, varietas anjing misalnya memiliki ribuan jenis varietas dan memiliki konstruksi tulang yang sedikit berbeda satu sama lain, begitu juga ras Kaukasoid dengan ras Melayu maupun Negro, memiliki bentuk2 tengkorak yang sedikit berbeda (tengkorak aborigin memeiliki jidat lebih condong dibanding ras melayu) beberapa fosil homo habalius dan homo erectus bahkan ditemukan di endapan sedimen yang sama (semasa) berarti kedua homo tersebut sangat mungkin adalah ras2 yang hidup dimasa yang sama bukan merupakan bentuk berikutnya dari sejarah evolusi manusia
5. Metamorfosis
Metamorfosis kupu2 sering dianggap evolusi dalam bentuk dan waktu singkat, siklus hidup kupu adalah telur-larva-kepompong-kupu2, jika kupu2 adalh bentuk evolusi dari telur seharusnya kupu2 melahirkan kupu2 lain bukan bertelur(kembali ke nenek moyang mahluk hidup), jika metamorfosis masih dianggap contoh evolusi kenapa tidak ada satupun manusia yang melahirkan seekor Trylobhyta/ganggang?tetapi melahirkan manusia lagi bukan burung atau serangga. Metamorfosis adalah perubahan siklus satu individu bukan perubahan siklus yang terjadi tiap ribuan kali regenerasi

6. Sel
tokoh kambinghitam dalam evolusi adalah sel, mahluk hidup pertama berasal dari satu sel, selanjutnya berkembang menjadi banyak sel yang berbeda dan menghasilkan bentuk berbeda. Pada masa darwin teleskop yang canggih belum ada sehingga belum bisa melihat isi dalam sel, kandungan protein bahkan DNA dan RNA nya,
seandainya terjadi sedikit saja perubahan dalam DNA berarti telah terjadi mutasi sel, dan kesalahan kode genetik tersebut tidak mungkin menjadi kebetulan sehingga menghasilkan mahluk hidup yang lebih canggih(bersel banyak), kesalahan kandungan protein saja sudah cukup untuk menghancurkan sel tersebut.

7. Bentuk kurang sempurna
Konon 4 ruas tulang ekor manusia menjadi alasan darwin menjatuhkan pilihan primata sebagai nenek moyang manusia, saat itu tulang ekor tersebut belum diketahui fungsinya, sehingga dianggap evolusi ekor kera yang semakin menyusut dan tidak dipakai karena manusia sudah tidak hidup dipohon. Beberapa tahun berikutnya diketahui tulang ekor manusia berbeda fungsi dengan primata, yaitu untuk menahan beban tubuh manusia, di masa Darwin hal ini belum diketahui

8. Atmosfir Bumi Purba
Percobaan Alexander Oparin dan Miller meniru atmosphere bumi purba dengan senyawa dan gas yang sama sekali berbeda hanya menghasilkan senyawa kimia, bukan mahluk hidup, namun oleh para evousionis ini dianggap awal bermulanya mahluk hidup dibumi, sedangkan atmosfer bumi purba waktu itu sama sekali lain, jika Oparin mensimulasikan dalam sebuah ruangan tertutup untuk bumi purba, tidak ada oksigen didalamnya, sedangkan waktu itu hanya Miller berhasil menemukan senyawa2 fosfor dari berbagai gas seperti amonia dan metana, jika kedua gas tersebut bercampur oksigen mungkin bumi kita sudah meledak begitu baru terbentuk

Seandainya teori Darwin dimasa itu kita samakan dengan teori Newton di masanya, tentu keilmuwan Newton waktu itu tentang teori relativitas adalah benar, namun setelah penemuan relativitas Einsten, teori Newton dinyatakan gugur dan hanya berlaku sebagai sejarah penemuan ilmu relativitas, maka dari kapasitas keilmuwan di masa Darwin, teori evolusi telah dibantah oleh perkembangan teknologi dan keilmuwan masa kini.
Jika ada yang masih menganggap evolusi itu benar sepertinya masih hidup di masa Darwin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar